Minggu , 5 Juli 2020
Breaking News
Slider

Home / Bengkulu / Bengkulu Selatan / Tanggapi Penyaluran BLT-DD Desa Jeranglah Tinggi, Bupati : 25% DD Wajib Dialokasikan Untuk BLT

Tanggapi Penyaluran BLT-DD Desa Jeranglah Tinggi, Bupati : 25% DD Wajib Dialokasikan Untuk BLT

BENGKULU SELATAN, SNN – Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi sambangi Kantor Desa Jeranglah Tinggi, dengan tujuan menanggapi terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD), Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi menegaskan, Kades wajib menyalurkan maksimal 25 % dari anggaran Dana Desa yang tersedia, bagi masyarakat yang kena dampak Covid-19, Rabu (10/06).

Bupati juga menjelaskan, “bantuan tersebut wajib dibagikan ke warga yang terdampak Covid, bukan hanya yang kategori miskin saja, sebagai contoh yang terdampak, warga yang kehilangan mata pencariannya seperti tukang pelaminan, tukang organ dan lain-lain,” ujar Bupati.

Masih menurut Bupati tidak alasan bagi Kades untuk tidak menyalurkan dana BLT, karena aturanya sudah jelas, PMK no 40 , PMK no 50 tahun 2020 dan dikuatkan aturan-aturan lain, bahkan sudah ada surat edaran Bupati, “artinya saya sebagai Bupati tentu orang yang paling depan bertanggung jawab untuk penyaluran BLT ini, jadi jangan ragu-ragu lagi, hentikan dulu untuk kegiatan proyek fisik, karena ini menyangkut nyawa orang banyak,” tegas Bupati.

Kades Jeranglah Tinggi Pindri, menanggapi aspirasi warganya meminta warganya untuk bersabar, “saya sebagai Kades akan mendata semuanya sesuai aturan, kalau memang ada aturan yang membolehkn kenapa tidak, semuanya akan diakomodir, tapi saya sebagai Kades tentu ingin tahu dulu aturan yang mana yang akan jadi rujukan, karena apabila terjadi kesalahan tentu saya sebagai pengguna anggaran orang yang paling bertanggung jawab masalah keuangan di dana desa ini,” ujar Pindri.

Terpisah anggota BPD Tatang dengan tegas menyikapi tuntutan warga Desa Jeranglah Tinggi “meminta kepada Kades dan pihak yang terkait untuk segera mendata ulang sesuai apa yang dikatakan Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, untuk mengalokasikan 25% dari dana desa untuk di salurkan kepada yang berhak, mari kita data sistem perengkingan jadi saya rasa itu lah solusinya,” ujar Tatang.

Rapat darurat pun akhirnya dilaksanakan di Kantor Desa Jeranglah Tinggi yang dihadiri Camat Manna, Danramil Manna, perwakilan dari Polsek Manna, Kades Jeranglah Tinggi, Ketua BPD dan anggotanya, serta perwakilan dari warga.

Kesimpulan yang putuskan Pemdes dan BPD yang di kawal unsur Tripika dari Kecamatan dan dipantau langsung oleh Bupati Bengkulu Selatan akan melakukan pendataan ulang, karena belum lama ini sudah disalurkan tahap pertama oleh Pemdes Jeranglah Tinggi. (AH)

About adminSNN

Check Also

“Berbagi Perduli Dan Tanggap” Dari Wujud Polres  Rejang  Lebong

REJANG LEBONG, SNN – Tak hanya tanggap dalam kantibmas dan sigap serta bijak didalam pelayanan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *