Kamis , 22 April 2021
Breaking News
Slider

Home / Breaking News / “Terapkan Prokes Secara Ekstra” Sekolah Tatap Muka Diperbolehkan

“Terapkan Prokes Secara Ekstra” Sekolah Tatap Muka Diperbolehkan

Kadis Dikbud Kepahiang Dr. Hartono

Kepahiang| Bengkulu, sinarnusataranews.com Walaupun belum ada kepastian dan kejelasan tentang kapan berakhir masalah Pandemi covid-19 ini namun Pemerintah selalu menganjurkan dan mentaati protokol kesehatan baik di ruang terbuka ataupun di perkantoran dan sektor sekolahan dan perlu diketahui hingga saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang belum mengeluarkan surat keputusan secara kelembagaan mengenai mekanisme belajar mengajar (tatap muka) ditingkat SMP dan SD di Kabupaten Kepahiang, namun bagi sekolah yang ingin melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka, sudah dibolehkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepahiang.

Kepala Dinas Dikbud Kepahiang Dr. Hartono saat dikonfirmasi menyampaikan, mekanisme untuk menerapkan kegiatan tatap muka tinggal SD, SMP dan SMA harus mendapatkan persetujuan seluruh pihak bersangkutan di sekolah, seperti persetujuan orang tua murid.

Di saat awak media meminta kejelasan tentang KBM di sekolahn di depan gedung DPRD Kepahiang Kadis Dikbud Kepahiang menjelaskan, “ya, saat ini kita sudah memperbolehkan belajar tatap muka secara langsung di sekolah yang penting kerjasama dengan wali murid dan wajib menerapkan Prokes, serta dapat diterapkan secara tertib agar betul-betul terjaga dan terhindar dari covid-19 di saat tatap muka di sekolah artinya harus menggunakan secara ekstra protokol kesehatan,” jelas Hartono.

Lanjutnya, soal pelaksanaan belajar tatap muka. Hartono mengatakan, penerapan protokol kesehatan (Prokes) diwajibkan bagi sekolah yang menyelenggaran belajar tatap muka, agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di sekolah. Mengingat rentannya penularan virus itu, maka setiap murid yang datang ke sekolah harus mendapatkan kepastian aman dari Covid-19 dengan cara penerapan Prokes secara benar di setiap sekolah seperti, siswa wajib memakai masker, di sekolah menyediakan tempat cuci tangan dan dalam ruanganpun mengatur jarak antara satu sama lainnya.

Lebih lanjut disampaikannya, tetapi hingga Senin (09/03), baik Pemkab Kepahiang maupun Dikbud belum mengeluarkan surat edaran secara resmi mengenai izinnya sekolah negeri ataupun swasta melaksanakan belajar di sekolahan. Sehingga terpantau di lapangan, sudah ada sekolah di jajaran Dikbud Kepahiang menerapkan proses belajar mengajar secara langsung. (FB)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Terus Membangun, Pemdes Ketenong Jaya Terus Tingkatkan Pelayanan Prima

 Hendri Kades Ketenong Jaya   Lebong| Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Patut diapresiasi hasil kinerja dan pencapaian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *