Sabtu , 31 Juli 2021
Breaking News
Slider

Home / Breaking News / Tertangkap Tangan Lakukan Ilegal logging, 3 Tersangka Ditahan Polres Lebong

Tertangkap Tangan Lakukan Ilegal logging, 3 Tersangka Ditahan Polres Lebong

LEBONG| BENGKULU, www.sinarnusantaranews.com Hari ini Selasa (12/01) Polres Lebong mengadakan Press Release terkait penebangan liar yang terjadi di kawasan hutan bukit daun Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong. Tiga warga Kabupaten Lebong ditangkap unit Satreskrim Polres Lebong, karena tertangkap tangan sedang melakukan kegiatan Ilegal logging.

Ketiga orang tersebut meliputi Ha (53) warga Desa Air bening Kecamatan Bermani Ulu Raya, Su (40) warga Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu Raya dan IK (42) warga Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara.

Kapolres Lebong, AKBP. Ichsan Nur, S.I.K, dalam press release yang digelar Selasa (12/1/2021), menjelaskan kronologis kejadian berawal saat anggota Kehutanan menggelar patroli di kawasan Hutan Ketelang Bukit Daun, pada 22 Desember 2019 lalu. Dan menemukan 3 terduga pelaku tengah melakukan aktivitas penebangan pohon Ketika diintrogasi oleh ternyata mereka tidak bisa menunjukkan izin dari pihak yang berwenang sehingga ke 3  ketiganya diamankan ke Mapolres Lebong.

Setelah menerima laporan, ketiga tersangka langsung dilakukan penahanan, kemudian Polres Lebong juga melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi saksi. Selanjutnya melakukan pemeriksaan dan cek tunggul kayu tebangan pohon didampingi oleh Pihak Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu.

Ketiga tersangka adalah warga Kabupaten Rejang Lebong. Mereka diamankan kedapatan sedang melakukan pembalakan liar dengan melakukan penebangan pohon tanpa izin. Hasil pemeriksaan lapangan sudah ada sekitar 1 hektar hutan lindung yang mereka tebangi, kayunya rencana akan dijual ke Rejang Lebong,” terang Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur.

Barang bukti yang diamankan dari para tersangka
-7 potong kayu jenis Medang, ukuran 8cm x  8cm x  400 cm,
– 2 unit mesin chainsaw warna
-1 bilah parang bersarung putih
– 1 bilah parang bersarung coklat
-jerigen minyak dan kelengkapan lain nya

Para tersangka dijerat dengan pasal 82 ayat (1), huruf b jo pasal 12 huruf b undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. (YNS)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

PKK Sungai Jernih Selalu Berinovatif dan Konsisten Hidup Sehat di Masa PPKM

Kepahiang| Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Walaupun dilanda pandemi Covid-19 dan di masa PPKM tak pernah menyurutkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *