Sabtu , 30 Mei 2020
Breaking News
Slider

Home / Bengkulu / Kepahiang / Hidup Tanpa Marah Dalam Melaksanakan Tugas :  Al-ustad Abi Fahri Nabhan Rabbani 

Hidup Tanpa Marah Dalam Melaksanakan Tugas :  Al-ustad Abi Fahri Nabhan Rabbani 

KEPAHIANG, SNN – Hari ini Wabub hadiri tablik akbar di  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, mengadakan pembekalan, Selasa (03/03) siang.

Dalam pembekalan dengan tema ‘Hidup Tanpa Marah Dalam Menjalankan Tugas’,  Kejari Kepahiang menghadirkan Al-ustad Abi Fakhri Nabhan Rabbani, sebagai narasumber.

Diketahui, Ustadz Abi Fakhri Nabhan Rabbani merupakan seorang tokoh pendidikan Indonesia, yang juga Da’i Internasional sekaligus konsultan kejiwaan. Tak hanya itu, beliau juga penulis buku best seller yang berjudul ‘Sholat Khusuk’ dan ‘Hidup Tanpa Marah’, serta guru besar pondok peradaban Bandung.

Terpantau, kegiatan yang digelar lesehan di Aula Kejari Kepahiang tersebut dihadiri Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM, IPU, Wakil Bupati Neti Herawati S. Sos, Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan SP, Sekdakab Kepahiang Zamzami Zubir, SE, MM, Kajari Kepahiang H Lalu Syaifudin SH, MH (seluruh jajaran), Waka Polres Kepahiang Kompol Rudi S SH, Perwira penghubung Kodim 0409 RL Mayor ARH Zaini, perwakilan Bapak kelas 2 A Curup, Ketua KPU Kepahiang Mirzan Pranoto Hidayat, Ketua MUI Kepahiang H Rabiul Jayah, SAg. MH, para pejabat eselon 3 dan eselon 2 dilingkungan Pemkab Kepahiang dan vertikal serta Ormas.

Bupati Hidayattullah menyampaikan pada sambutannya menyampaikan, “Kita harus menahan marah, Apalagi di medsos, yang kini sudah trand ujaran kebencian dan fitnah. Terlebih jelang Pilkada fitnah berseliweran menghilangkan akal sehat. Saya mau belajar lagi untuk lebih bersabar. Semoga kita semua diberkahi Allah SWT,” ungkap Bupati dalam sambutannya.

 

Pada penyampaian Ustadz Abi Fakhri Nabhan Rabbani, “orang yang suka marah-marah pertanda ada gangguan jiwa,” demikian dikatakan Ustadz saat mengawali tausyiahnya.

Disamping memberikan tausyiah, ustadz mengajak majelis dengan cara mempraktek teori meredam marah salah satunya saling urut, saling pijit dengan diikuti majelis, kemudian melanjutkan tausyiah.

Selesai mendengar tausyiah, Wakil Bupati Kepahiang menyempatkan berfoto bersama ustad Abi Fakri Nabhan Rabbani. (FB)

About adminSNN

Check Also

Rozi : LSM Kena OTT Tidak Terdaftar di Aliansi

BENGKULU UTARA, SNN – Ketua Aliansi LSM Bengkulu Utara, Rozi HR memastikan oknum anggota LSM …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *