Senin , 19 November 2018
Breaking News
previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider
Home / Bengkulu / Kepahiang / Warga Desa Temdak Diresahkan Tumpukan Sampah Yang Tidak Diketahui Asalnya

Warga Desa Temdak Diresahkan Tumpukan Sampah Yang Tidak Diketahui Asalnya

KEPAHIANG,SNN – Warga Desa Temdak Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang diresahkan oleh tumpukan sampah yang tidak diketahui dari mana sumbernya. Minggu Malam sekitar pukul 21:00 WIB tumpukan sampah yang begitu banyak ditemukan oleh warga Desa Temdak di atas jembatan penghubung antara Kecamatan Tebat Karai dengan Kecamatan Seberang Musi. Melihat adanya hal tersebut warga Desa Temdak yang tak ingin disebut namanya langsung menemui awak media dan memberi tahu tentang adanya temuan itu, adanya laporan dari masyarakat yang sepertinya begitu serius ingin mengetahui sumber sampah itu dan mengapa harus dibuang di atas jembatan yang airnya mengalir ke Desa temdak, seolah-olah tidak ada tempat lain lagi.dan ini sudah terjadi beberapa kali.

Tadi Pagi,Senin 23/10 Wartawan SNN langsung cek ke lokasi, namun tumpukan sampah tersebut sudah tidak ada lagi, sepertinya sudah dibuang ke Sungai Musi, dan ada indikasi untuk menghilang kan barang bukti.

Diketahui, sampah tersebut sebagian besar sampah yang berasal dari olahan pinang. Meskipun sampahnya sudah tidak ada lagi di atas jembatan, namun tidak menyurutkan keinginan warga untuk mengetahui sumber sampah tersebut.

“itu tidak bisa dibiarkan. karno kito warga temdak ko walaupun orangnyo cuman pacak dihitung kek jari, tapi kito jugo tetap manusio dan sebagai manusio kito jugo punyo hak untuk layak hidup sehat memang selamo iko kami sudah berencano ndak melaporkan masalah sampah ko, tapi kami idak tau kemano melaporkannyo, Sebab sudah berapo tahun ko warga temdak sebagian besar mandi ke Sungai Musi. Musim kemarau ko banyak jugo yang ngambik air untuk minum dan masaknyo ke Sungai Musi tu la, sementaro orang-orang terutamo dari arah Tebat Karai tiap ado orang pesta pasti buang sampahnyo ke Musi, apolagi para pengusaha pinang tiap hari nyo buang sampak ke siko.
Padahal tobo itu tau galo kalau di Desa Temdak ko kan ado tempat khusus pembuangan sampah yg disediakan oleh pemerintah yang katonyo TPST, brapo la ngegas dikit paling cuma 500 meter, dari jembatan musi ko,, kalu nyo ndak bepikir”.tutur salah seorang warga.

Melalui awak media SNN Kepahiang, warga Desa Temdak meminta kepada Dinas yang terkait untuk turut pemperhatikan permasalahan ini.Karena mereka takut akan timbul dampak negatif akibat sampah tersebut terutama yang di buang ke Aliran Sungai Musi,karena salah satu tempat pemandian mereka. Dan sangat berharap juga kepada pihak terkait , agar bisa memberi teguran keras terhadap siapapun yang membuang sampah sembarangan, karena bisa mencemari lingkungan dan meminta kepada pihak terkait untuk memasang papan merk untuk tidak membuang sampah sembarangan. bila masih ada yang membuang sampah liar setelah terpasangnya papan merk,maka warga meminta ke pihak yang berwenang untuk memberi sangsi pidana/denda sesuai dengan undang-undang yang berlaku.UU no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup(UU PPLH), pasal 60 dan pasal 104 UU PPLH

Pewarta : dudi.s

About adminSNN

Check Also

Kebakaran Yang Menghanguskan Rumah Dan Isinya

BENGKULU UTARA, SNN – Peristiwa kebakaran hebat terjadi, Subuh dinihari tadi yang menghanguskan sebuah rumah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *